Warga Ciamis Utara Minta Penegakan Prokes 3M Lebih Ketat

Pandemi virus Corona yang masih berlangsung di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terus menimbulkan kekhawatiran. Kondisi ini membuat warga wilayah utara meminta pemerintah dan satuan tugas (Satgas) Covid-19 untuk lebih giat dalam menjalankan sosialisasi protokol kesehatan (Prokes) 3M.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ketua warga Kecamatan Cipaku, Usman, mengatakan bahwa masyarakat mulai tidak lagi mematuhi anjuran pemerintah. Ia menilai perlu adanya peningkatan komunikasi dari pihak pemerintah agar warga lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. “Pemkab harus lebih gencar melakukan sosialisasi, terutama di wilayah utara,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Kosasih, warga Kecamatan Lumbung, menyampaikan kekhawatiran serupa. Menurutnya, masyarakat hanya patuh pada saat ada operasi yustisi. Namun, ketika tidak ada pengawasan, mereka kembali melanggar dengan tidak menggunakan masker.

“Saya harap Satgas bisa menyambangi daerah pelosok untuk memberikan edukasi,” katanya.

Adung Ramdani, warga lainnya, menyoroti pembagian ribuan masker yang tidak digunakan secara optimal. Banyak masyarakat yang membiarkan masker begitu saja, karena kurangnya pemahaman tentang bahaya virus Corona.

Menurutnya, Pemkab Ciamis perlu lebih tegas dalam menindak pelanggar Prokes 3M. “Agar warga takut dan sadar, bukan hanya saat ada razia,” tambahnya.

Ia juga menekankan perlunya contoh dari semua pihak, termasuk di tempat-tempat ramai. Pemerintah diminta untuk lebih ketat dalam pengawasan. “Jangan sampai ada pembiaran,” ujarnya.

Warga Ciamis Utara tetap berharap pemerintah bisa segera mengambil langkah-langkah yang efektif untuk memutus rantai penyebaran virus Corona.